Skip to content
Kaltara Berkisah

Kaltara Berkisah

Berita Kalimantan Utara

KOP-PEMPROV-2025-scaled-1
Primary Menu
  • Berita
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Tarakan
    • Malinau
    • Nunukan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pendidikan
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • September
  • 28
  • Keanggunan Budaya Pesisir: Mengenal Tari Tradisional Asli Suku Tidung, Kalimantan Utara
  • Budaya

Keanggunan Budaya Pesisir: Mengenal Tari Tradisional Asli Suku Tidung, Kalimantan Utara

Admin 28 September 2026 (Last updated: 28 September 2026) 2 minutes read
IMG_9805

Kaltara berkisah.id, KALIMANTAN UTARA — Suku Tidung merupakan salah satu kelompok etnis asli yang banyak mendiami wilayah pesisir dan muara sungai di Kalimantan Utara, seperti di Tarakan, Nunukan, Malinau, dan Tana Tidung. Berbeda dengan tarian masyarakat Dayak pedalaman yang umumnya mengentalkan nuansa heroik dan agraris, seni tari tradisional Suku Tidung merefleksikan kelembutan budaya pesisir yang berpadu harmonis dengan pengaruh nilai-nilai Melayu dan Islam.

Karakteristik Gerak dan Nuansa Islami

Tari asli Suku Tidung, seperti Tari Jepen Tidung maupun Tari Busak Baku (tarian yang melambangkan keindahan bunga baku, maskot Suku Tidung), memiliki ciri khas pada gerakannya yang mengalun lembut, ritmis, dan penuh kesopanan. Pola gerak tarian ini banyak terinspirasi dari aktivitas keseharian masyarakat pesisir, kedinamisan riak gelombang air, serta nilai budi pekerti luhur yang menjunjung tinggi adat ketimuran.

Para penari biasanya mengandalkan kelenturan tangan dan langkah kaki yang berjingkat ringan, selaras dengan iringan musik yang bertempo sedang hingga ceria.

Alunan Harmoni Musik Tingkilan

Eksistensi tarian Tidung tidak bisa dilepaskan dari iringan musik pengiringnya yang dikenal dengan sebutan musik Tingkilan. Instrumen utamanya adalah alat musik petik Gambus dan ketukan alat musik pukul Rebana. Musik ini sering kali dipadukan dengan lantunan syair atau pantun-pantun tradisional Tidung yang berisi nasihat kehidupan, puji-pujian, atau ungkapan suka cita.

Pakaian Adat yang Megah dan Menawan

Daya tarik lain dari tarian Suku Tidung adalah balutan busana adat yang dikenakan oleh para penarinya. Penari perempuan umumnya mengenakan pakaian adat pesisir yang sopan dan tertutup, dengan dominasi warna-warna cerah seperti kuning, hijau, atau merah.

Pada pementasan yang lebih sakral atau formal, penari sering kali mengenakan ornamen dan aksesori kepala keemasan yang terinspirasi dari kemegahan busana pengantin khas Tidung, Sina Beranti. Detail busana ini menambah aura kebangsawanan dan keanggunan saat mereka membawakan tarian.

Pelestarian dan Fungsi Sosial di Era Modern

Dahulu, tarian-tarian ini berkembang di lingkungan istana (keraton) maupun di tengah pergaulan masyarakat sebagai bentuk hiburan usai panen hasil laut atau saat perayaan pernikahan adat. Saat ini, tarian asli Suku Tidung terus dihidupkan sebagai Tari Persembahan atau Tari Selamat Datang. Anda dapat dengan mudah menjumpai pertunjukan tari ini dalam berbagai festival kebudayaan daerah, acara penyambutan tamu negara, hingga resepsi pernikahan masyarakat di penjuru Kalimantan Utara.

About the Author

Admin

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Pesona Air Terjun Gunung Rian, Keajaiban Tujuh Tingkat di Kaki Pegunungan Tana Tidung
Next: Menjaga Marwah Warisan Kesultanan: Mengenal Lebih Dekat Pesona Tari Tradisional Suku Bulungan

Related Stories

IMG_9807
  • Budaya

Menjaga Marwah Warisan Kesultanan: Mengenal Lebih Dekat Pesona Tari Tradisional Suku Bulungan

Admin 28 September 2026
temp_image_E00417E1-89D9-4078-BB12-226F109F9FDA
  • Budaya

Festival Sumingkawot, Atraksi Budaya Dayak Tahol yang Berpotensi Jadi Daya Tarik Wisata Malinau

Admin 21 September 2026
IMG_9801
  • Budaya

Mengayuh Tradisi Menuju Nasional: Festival Sungai Kayan Jadi Tulang Punggung Ekowisata Berbasis Budaya Air

Admin 20 September 2026

Recent Posts

  • Alasan Sekwan DPRD Kaltara, Kebenaran atau Pembenaran?
  • Jumlah Lansia Kaltara Diproyeksi Tembus 109 Ribu Jiwa, Sekprov Minta RAD Terukur
  • HUT ke-14 Kaltara, Gubernur Ajak Masyarakat Perkuat Persaudaraan dan Pemerataan Ekonomi
  • HUT ke-14 Kaltara, Gubernur Zainal Tekankan Tiga Prioritas Pembangunan
  • HUT ke-14 Kaltara, Gubernur Paparkan Capaian Ekonomi dan Tantangan Pembangunan

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • Oktober 2026
  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Juni 2025

Categories

  • Advertorial
  • Berita
  • Budaya
  • Bulungan
  • Daerah
  • DPRD KALTARA
  • Ekonomi
  • Kaltara
  • Kriminal
  • Malinau
  • Nunukan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • Wisata
Copyright © 2026 All rights reserved. | ReviewNews by AF themes.