Kaltara berkisah.id, TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang, menegaskan tiga prioritas pembangunan daerah dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Provinsi Kaltara. Ketiganya meliputi penguatan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, pemerataan pembangunan, serta peningkatan tata kelola pemerintahan.
Penegasan tersebut disampaikan Zainal saat memimpin upacara peringatan HUT ke-14 Kaltara di halaman Kantor Gubernur Kaltara, Minggu (25/10).
Menurut Zainal, pembangunan daerah harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk warga yang tinggal di wilayah pedalaman dan perbatasan.
Tema HUT ke-14 Kaltara tahun ini, “14 Tahun Kalimantan Utara, Ekonomi Tumbuh Semua Berdaya”, menjadi penegasan bahwa pertumbuhan ekonomi perlu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari terbukanya lapangan kerja hingga pemerataan kesempatan usaha.
“Terima kasih kepada para tokoh pembentuk provinsi, para pendahulu, dan seluruh masyarakat yang telah berkontribusi bagi kemajuan Bumi Benuanta,” kata Zainal.
Ia menjelaskan, prioritas pertama adalah memperkuat ekonomi daerah melalui investasi yang mampu menyerap tenaga kerja lokal, pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta perluasan pemasaran produk unggulan Kaltara.
Pemerintah daerah, kata dia, ingin memastikan pertumbuhan ekonomi tidak hanya tercermin dalam angka statistik, tetapi juga dirasakan masyarakat melalui peningkatan pendapatan dan terbukanya peluang usaha.
“Kita ingin pertumbuhan ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat melalui lapangan kerja, peluang usaha, dan peningkatan kesejahteraan,” ujarnya.
Prioritas kedua adalah pemerataan pembangunan dan peningkatan pelayanan dasar. Zainal menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur, akses pendidikan, dan pelayanan kesehatan yang menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah pedalaman dan perbatasan.
Menurutnya, pemerataan akses menjadi bagian penting agar masyarakat di berbagai wilayah Kaltara memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati hasil pembangunan.
Sementara itu, prioritas ketiga diarahkan pada penguatan tata kelola pemerintahan yang efektif dan bertanggung jawab. Seluruh perangkat daerah diminta memastikan program berjalan tepat sasaran, penggunaan anggaran dilakukan secara efisien, serta hasil pembangunan dapat diukur dan dirasakan masyarakat.
Zainal menegaskan, pelaksanaan ketiga prioritas tersebut harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi fiskal daerah.
Ia juga menyebut peringatan HUT ke-14 Kaltara dilaksanakan secara sederhana sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kabut asap yang melanda sebagian wilayah Kaltara. Masyarakat turut diajak menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Saya mengajak seluruh masyarakat menjaga lingkungan dan mencegah karhutla. Kesehatan dan keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.
Kebijakan efisiensi anggaran, lanjut Zainal, harus mendorong pemerintah semakin cermat dalam menentukan program prioritas, terutama yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai hanya melalui kerja pemerintah provinsi. Sinergi dengan DPRD, pemerintah kabupaten/kota, TNI/Polri, dunia usaha, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh warga diperlukan agar program pembangunan berjalan berkelanjutan.
“Pembangunan tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Kita membutuhkan kolaborasi dan kerja sama agar setiap program benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Melalui momentum HUT ke-14, Zainal berharap Kaltara terus memperkuat fondasi pembangunan untuk mewujudkan provinsi yang maju, makmur, dan berkelanjutan sebagai Beranda Depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala, Ketua TP PKK Kaltara Rachmawati Zainal, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara Denny Harianto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPR dan DPD RI dari Kaltara, serta para bupati dan wali kota se-Kaltara.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemprov Kaltara juga menyerahkan penghargaan kepada pemenang Lomba Inovasi Daerah 2026, piagam Program Pariwara Antikorupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI kepada perangkat daerah, serta apresiasi kepada atlet KORMI Kaltara yang berprestasi pada FORNAS VIII di Nusa Tenggara Barat.
Selain itu, diserahkan pula penghargaan kepada para juara Lomba Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kaltara 2026 serta santunan BPJS Kesehatan kepada almarhum Kilan Udau.
