Skip to content
Kaltara Berkisah

Kaltara Berkisah

Berita Kalimantan Utara

KOP-PEMPROV-2025-scaled-1
Primary Menu
  • Berita
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Tarakan
    • Malinau
    • Nunukan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pendidikan
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • September
  • 20
  • Mengayuh Tradisi Menuju Nasional: Festival Sungai Kayan Jadi Tulang Punggung Ekowisata Berbasis Budaya Air
  • Budaya

Mengayuh Tradisi Menuju Nasional: Festival Sungai Kayan Jadi Tulang Punggung Ekowisata Berbasis Budaya Air

Admin 20 September 2026 (Last updated: 28 September 2026) 2 minutes read
IMG_9801

kaltaraberkisah.id, TANJUNG SELOR — Kekayaan tradisi kebaharian dan budaya sungai di Kalimantan Utara (Kaltara) menyimpan potensi besar untuk berbicara di kancah nasional. Salah satu agenda budaya paling masif di Bumi Benuanta, Lomba Perahu Panjang dalam Festival Sungai Kayan, kini terus didorong secara strategis untuk menembus Kalender Pariwisata Nasional (Karisma Event Nusantara Kementerian Pariwisata).

Penyelenggaraan yang konsisten setiap tahunnya dengan melibatkan ribuan pendayung dari berbagai penjuru membuktikan bahwa event ini memiliki daya tarik wisata massa yang luar biasa. Tidak hanya sekadar ajang adu kecepatan di atas air, Festival Sungai Kayan dinilai memiliki nilai jual budaya yang sangat kuat untuk menarik kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Penggerak Ekonomi dan Pendapatan Asli Daerah (PAD)

Daya ungkit ekonomi dari penyelenggaraan festival ini tergolong masif. Setiap kali perhelatan akbar ini digelar, ribuan penonton yang memadati bantaran Sungai Kayan turut menggerakkan roda perekonomian lokal secara signifikan—mulai dari sektor perhotelan, kuliner, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Tanjung Selor.

Dengan masuknya festival ini ke dalam agenda pariwisata nasional, gaung promosi diyakini akan semakin luas. Hal ini diharapkan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata berbasis budaya air, sekaligus memperkuat posisi Kaltara sebagai destinasi wisata unggulan di perbatasan utara Indonesia.

Langkah penguatan infrastruktur pendukung, pelibatan aktif komunitas adat, serta tata kelola event yang profesional menjadi kunci utama agar tradisi mendayung di Sungai Kayan ini tidak hanya melestarikan warisan leluhur, tetapi juga menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat.

About the Author

Admin

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Bahasa dan Pengetahuan Lokal, Aset Budaya yang Perlu Didokumentasikan
Next: Festival Sumingkawot, Atraksi Budaya Dayak Tahol yang Berpotensi Jadi Daya Tarik Wisata Malinau

Related Stories

IMG_9807
  • Budaya

Menjaga Marwah Warisan Kesultanan: Mengenal Lebih Dekat Pesona Tari Tradisional Suku Bulungan

Admin 28 September 2026
IMG_9805
  • Budaya

Keanggunan Budaya Pesisir: Mengenal Tari Tradisional Asli Suku Tidung, Kalimantan Utara

Admin 28 September 2026
temp_image_E00417E1-89D9-4078-BB12-226F109F9FDA
  • Budaya

Festival Sumingkawot, Atraksi Budaya Dayak Tahol yang Berpotensi Jadi Daya Tarik Wisata Malinau

Admin 21 September 2026

Recent Posts

  • Alasan Sekwan DPRD Kaltara, Kebenaran atau Pembenaran?
  • Jumlah Lansia Kaltara Diproyeksi Tembus 109 Ribu Jiwa, Sekprov Minta RAD Terukur
  • HUT ke-14 Kaltara, Gubernur Ajak Masyarakat Perkuat Persaudaraan dan Pemerataan Ekonomi
  • HUT ke-14 Kaltara, Gubernur Zainal Tekankan Tiga Prioritas Pembangunan
  • HUT ke-14 Kaltara, Gubernur Paparkan Capaian Ekonomi dan Tantangan Pembangunan

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • Oktober 2026
  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Juni 2025

Categories

  • Advertorial
  • Berita
  • Budaya
  • Bulungan
  • Daerah
  • DPRD KALTARA
  • Ekonomi
  • Kaltara
  • Kriminal
  • Malinau
  • Nunukan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • Wisata
Copyright © 2026 All rights reserved. | ReviewNews by AF themes.