Kaltaraberkisah.id, NUNUKAN – Rekaman dugaan penyekapan terhadap seorang mahasiswi di sebuah perumahan di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, viral di media sosial dan memicu perhatian publik.
Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara Daerah Pemilihan (Dapil) Nunukan, Tamara Moriska, mengaku prihatin atas dugaan peristiwa yang menimpa mahasiswa tersebut. Ia menyebut telah memperoleh informasi bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan telah mengambil sejumlah langkah terkait kejadian itu.
Meski demikian, Tamara berharap pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk memastikan korban memperoleh perlindungan dan pendampingan. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjamin keamanan korban serta memberikan dukungan psikologis dan sosial pascakejadian.
“Saya sudah membaca berita dan sudah ada langkah dari pemerintah daerah. Sebagai saran, yang pertama melindungi korban terlebih dahulu, kemudian menjamin keamanan korban. Jika perlu, koordinasi dengan pemerintah daerah setempat segera dilakukan,” ujar Tamara Moriska, Jumat (15/5/2026).
Ia menegaskan, pendampingan terhadap korban harus menjadi prioritas, terutama dari aspek psikologis. Menurutnya, korban membutuhkan perhatian dan dukungan agar dapat melalui dampak dari peristiwa yang dialaminya.
“Kejadian seperti ini, utamakan pendampingan kepada korban. Ini yang utama. Kemudian, diserahkan kepada aparat untuk menindak pelaku,” tegasnya.
Selain itu, Tamara meminta seluruh pihak tidak menutup mata terhadap peristiwa tersebut. Kepedulian bersama, menurutnya, menjadi bagian penting dalam mencegah terulangnya kejadian serupa.
Ia juga mengimbau mahasiswa untuk saling memperhatikan dan meningkatkan kepedulian terhadap kondisi rekan-rekannya, khususnya dalam aktivitas sehari-hari.
“Jika ada rekan yang sulit dihubungi atau tidak memberikan kabar, sesama mahasiswa diharapkan aktif mencari informasi dan memastikan kondisi rekannya,” pungkasnya. (*)
