Kaltaraberkisah.id, BULUNGAN – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sektor perhotelan dan pariwisata dengan menghadiri pelantikan pengurus Indonesian Hotel General Manager Association DPD Kalimantan Utara periode 2026–2029. Kehadiran DPRD diharapkan menjadi wujud sinergi dalam mendorong sektor hospitality sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Utara, Syamsuddin Arfah, mengatakan sektor pariwisata dan perhotelan memiliki peran strategis karena mampu menciptakan lapangan kerja, menggerakkan perekonomian masyarakat, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Oleh karena itu, pengembangan sektor tersebut perlu mendapat perhatian dan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan.
“Pariwisata dan perhotelan merupakan sektor strategis yang perlu terus diperkuat. Kami di DPRD tentu mendukung upaya peningkatan kualitas layanan dan pengembangan SDM agar sektor ini semakin berkembang,” ujarnya.
Menurut Syamsuddin, kemajuan industri pariwisata tidak dapat dicapai hanya melalui peran pemerintah semata, tetapi membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi profesi, dan pelaku usaha. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menciptakan industri pariwisata dan perhotelan yang profesional, kompetitif, serta mampu bersaing dengan daerah lain.
Ia berharap keberadaan IHGMA dapat menjadi wadah bagi para pelaku industri hotel untuk meningkatkan kualitas pelayanan, profesionalisme, dan kompetensi sumber daya manusia di bidang hospitality.
“Organisasi profesi seperti IHGMA diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata dan perhotelan di Kaltara,” katanya.
Selain peningkatan kualitas layanan, Komisi IV DPRD Kaltara juga mendorong pemerintah daerah untuk terus memperkuat promosi destinasi wisata, memperbanyak penyelenggaraan event daerah, serta meningkatkan pelatihan bagi tenaga kerja di sektor perhotelan dan pariwisata. Langkah tersebut diyakini akan meningkatkan daya saing Kalimantan Utara sebagai tujuan wisata sekaligus menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.
Syamsuddin optimistis sektor pariwisata dan perhotelan dapat menjadi salah satu sektor unggulan yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah. Menurutnya, pertumbuhan industri jasa akan membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan pekerjaan, dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap sektor ini dapat menjadi salah satu unggulan daerah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pembangunan ekonomi Kaltara,” pungkasnya. (*)
