Kaltara berkisah.id, TANJUNG SELOR – Tidak jauh dari pusat aktivitas masyarakat Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, terdapat destinasi wisata alam yang menawarkan suasana berbeda dari wisata perkotaan. Air Terjun KM 28 menghadirkan panorama hutan tropis, aliran air jernih dan pengalaman menyusuri alam.
Sesuai namanya, destinasi ini berada di jalur darat sekitar kilometer 28 dari pusat Tanjung Selor. Lokasinya dapat dijangkau menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat sebelum perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju titik air terjun.
Perjalanan menuju lokasi menjadi bagian dari pengalaman wisata. Pengunjung harus menyusuri jalan setapak yang berada di kawasan hutan dengan pepohonan lebat dan suasana yang masih alami.
Setelah perjalanan tersebut, wisatawan akan menemukan aliran air yang jatuh di tengah kawasan hutan. Debit air dapat menjadi lebih deras ketika musim hujan, sementara suasana di sekitar air terjun terasa sejuk dan jauh dari keramaian.
Kondisi alam yang masih terjaga menjadi daya tarik utama Air Terjun KM 28. Tempat ini dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin melepas penat sekaligus menikmati suasana alam tanpa harus melakukan perjalanan terlalu jauh dari kawasan Tanjung Selor.
Karakter destinasi yang masih sederhana juga memberikan pengalaman berbeda. Wisatawan tidak hanya datang untuk menikmati air terjun, tetapi juga mendapatkan pengalaman perjalanan berupa trekking ringan melewati kawasan hutan.
Fasilitas di sekitar lokasi masih terbatas. Karena itu, pengunjung perlu mempersiapkan kebutuhan pribadi sebelum berangkat, termasuk makanan, minuman, perlengkapan keselamatan dan menjaga kebersihan selama berada di kawasan wisata.
Keberadaan Air Terjun KM 28 menunjukkan bahwa potensi wisata Bulungan tidak hanya berada di kawasan pesisir. Kawasan hutan dan bentang alam di sekitar Tanjung Selor juga memiliki daya tarik yang dapat dikembangkan menjadi wisata berbasis alam dan petualangan.
Dengan pengelolaan yang memperhatikan kelestarian lingkungan, Air Terjun KM 28 berpeluang menjadi salah satu alternatif destinasi wisata alam bagi masyarakat lokal maupun wisatawan yang ingin menikmati sisi lain Bumi Benuanta.
