Kaltaraberkisah. Id, TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara (Kaltara) memiliki potensi pariwisata yang cukup besar untuk dikembangkan sebagai salah satu sektor pendukung pertumbuhan ekonomi.
Hal itu diutarakan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kaltara, Nijau Anau kala dikonfirmasi oleh wartawan, beberapa waktu lalu.
Ia mengatakan potensi pariwisata itu tersebar di seluruh kabupaten dan kota, mulai dari wisata alam, wisata budaya hingga wisata buatan.
“Data yang kami himpun tercatat sebanyak 338 objek pariwisata yang tersebar di wilayah Kaltara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 184 merupakan wisata alam dan 114 wisata budaya dan 40 tempat wisata buatan manusia,” terangnya.
Selain objek wisata, Kaltara juga memiliki potensi pengembangan desa atau kampung wisata. Tercatat terdapat 43 desa/kampung wisata yang tersebar di sejumlah wilayah di Kaltara.
Rinciannya, Kabupaten Nunukan sebanyak 22 desa, Kabupaten Tana Tidung 6 desa, Kabupaten Malinau 6 desa, Kabupaten Bulungan 5 desa, serta Kota Tarakan sebanyak 4 kampung wisata.
Njau Anau menyampaikan, keberadaan desa wisata menjadi bagian penting dalam pengembangan sektor pariwisata karena tidak hanya mengandalkan objek wisata, tetapi juga mengangkat potensi, budaya, serta aktivitas masyarakat lokal.
Menurutnya, pengembangan pariwisata perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan. Dengan demikian, sektor pariwisata diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
“Potensi pariwisata yang dimiliki Kaltara sangat beragam. Ini menjadi modal yang harus terus dikembangkan dan dikelola secara berkelanjutan,” ujar Njau Anau.
Ia menambahkan, pengembangan sektor pariwisata juga sejalan dengan visi pembangunan Kaltara, yakni mewujudkan fondasi transformasi Kalimantan Utara yang kokoh sebagai beranda depan NKRI yang maju, makmur dan berkelanjutan.(*)
