Screenshot
Kaltaraberkisah.id, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menyatakan komitmennya mendukung implementasi SINERGI KALTARA atau Sistem Integrasi Nilai Ekonomi Rantai Global Industri untuk Kalimantan Utara. Program ini diproyeksikan menjadi strategi untuk menghubungkan pertumbuhan sektor industri dengan penguatan ekonomi masyarakat.
Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, SH, M.Hum, mengatakan pengembangan industri di daerah harus memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha lokal, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Saya mendukung penuh implementasi SINERGI KALTARA sebagai inovasi strategis yang menjembatani pertumbuhan industri dengan penguatan ekonomi kerakyatan,” kata Zainal dalam pernyataannya.
Menurut dia, keberadaan kawasan industri di Kaltara perlu diiringi dengan sistem yang mampu membuka akses bagi UMKM untuk terlibat dalam rantai pasok industri. Dengan demikian, manfaat investasi tidak hanya dinikmati oleh sektor usaha besar, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia optimistis implementasi SINERGI KALTARA dapat melahirkan UMKM yang memiliki daya saing lebih tinggi dan mampu memenuhi standar pasar global. Program tersebut juga diharapkan menjadi pendorong terciptanya lapangan kerja baru sekaligus memperluas pemerataan ekonomi di berbagai wilayah Kalimantan Utara.
Selain meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal, integrasi antara industri dan ekonomi kerakyatan dinilai menjadi fondasi penting bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan. Pemerintah Provinsi Kaltara pun mendorong kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar implementasi program berjalan optimal.
Zainal mengajak pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan SINERGI KALTARA sebagai upaya memperkuat posisi Kalimantan Utara di tingkat nasional maupun global.
“Melalui kolaborasi yang kuat, kita wujudkan Kalimantan Utara sebagai beranda depan NKRI yang maju, makmur, dan berkelanjutan,” ujarnya. (***)
