Skip to content
Kaltara Berkisah

Kaltara Berkisah

Berita Kalimantan Utara

KOP-PEMPROV-2025-scaled-1
Primary Menu
  • Berita
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Tarakan
    • Malinau
    • Nunukan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pendidikan
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Mei
  • 10
  • Pegiat Medsos Jelaskan Perbedaan Definisi Kritik LSM dengan Nyinyir DPR RI
  • Berita
  • Kaltara

Pegiat Medsos Jelaskan Perbedaan Definisi Kritik LSM dengan Nyinyir DPR RI

Admin 10 Mei 2026 (Last updated: 10 Mei 2026) 3 minutes read
c9c8ea7e-be4b-44eb-b23a-96faf64bdd4f

Kaltaraberkisah.id, Kalimantan Utara – Pegiat media sosial, Syafaruddin Thalib (ST) mengapresiasi langkah Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum yang responsif menyambut tawaran investor untuk membangun jaringan kereta api di Kalimantan Utara (Kaltara).

Menurutnya, pemimpin harus punya mimpi besar, yang tentunya harus ditindaklanjuti dengan aksi.

“Pemimpin harus punya mimpi. Kalau bermimpi saja tidak mau, bagaimana melakukan hal yang besar?” ujarnya.

ST justru heran jika mimpi besar seorang Gubernur untuk pembangunan yang bermuara pada kepentingan aksesibilitas rakyatnya, tidak didukung, tapi malah dicemooh dalam postingan yang menyebut Kaltara, dimana baru-baru ini Gubernur menyambut tawaran investor untuk investasi pembangunan infrastruktur transportasi strategis tanpa menggunakan beban anggaran pemerintah. Maka tidak lain postingan itu mengarah pada pendiskreditan pada niat baik Gubernur.

“Jadi konteksnya bukan pemerintah lebih memprioritaskan rencana pembangunan jaringan rel kereta api di Bumi Benuanta, melainkan ada investor yang ingin membangun infrastruktur strategis. Sehingga harusnya ini disupport, bukan dinyinyir. Sudah nyinyir, nggak nyambung lagi!” ketusnya.

ST merasa kecewa lantaran postingan tersebut berasal dari seorang DPR RI yang diharapkan mestinya mendukung dan mengedukasi, tapi Ia menilai justru sebaliknya.

“LSM aja kalau mengkritik, itu pakai data, analitik, pakai pembanding, dan cara penyampaiannya elegan. Tapi saya bisa bersyukur, karena hikmahnya saya jadi bisa membedakan antara mulut LSM dengan mulut oknum DPR, saya bisa tahu perbedaan antara kritik dan nyinyir. Bedanya, kalau LSM itu mengkritik, sedangkan oknum DPR dimaksud itu nyinyir,” kata ST.

ST juga menegaskan agar oknum DPR RI tersebut lebih baik koreksi diri daripada sibuk menjadi pribadi yang kekanak-kanakan.

“Sebenarnya yang harusnya dikoreksi itu, ada pemimpin yang tidak jelas apa kerjanya? Tidak jelas apa yang dilakukannya? Tiba tiba mengklaim keberhasilan pembangunan sebagai hasil perjuangannya. Padahal upaya ini sudah ada yang memperjuangkannya dari nol,” tutur ST.

ST menjelaskan, langkah yang dilakukan Gubernur Kaltara untuk mengupayakan jaringan kereta api, semestinya didukung semua pihak. Karena pembangunan ini, tentu akan menjadi akses ekonomi bagi warga di Katara.

“Langkah Gubernur sudah tepat, begitu ada tawaran dari investor, kemudian ini sejalan dengan rencana pembangunan di daerah, hal itu pun langsung ditindaklanjutinya. Artinya ada mimpi besar, ada upaya yang dilakukan mulai dari nol,” ujarnya.

Lanjut ST menjelaskan, upaya dari nol untuk memperjuangkan jaringan kerea api, merupakan bentuk keseriusan Gubernur membangun daerah. Meskipun harus disadari, upaya pembangunan dimaksud tentu membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Namun terlepas butuh waktu lama, tapi subtansinya Gubernur sudah memulai. Tidak ada langkah selanjutnya jika langkah pertama tidak dimulai.

“Kalau hanya untuk kepentingam politik, pasti Pak Zainal akan berfikir, untuk apa saya memperjuangkan ini? Toh nanti selesainya juga belum tentu ketika beliau masih menjabat. Tapi ini kan memang untuk kepentingan rakyat,” ucap ST.

ST menjelaskan, bukan hanya pembangunan jaringan kereta api, Gubernur juga telah berupaya maksimal untuk meminta anggaran dari pemerintah pusat untuk membangun akses jalan yang menghubungkan Malinau dan Krayan.

“Jadi jangan juga seolah-olah, Pak Gubernur kok memperjuangkan jaringan kereta api yang biayanya fantastis, sementara yang nyata-nyata akses jalan rusak malah tidak diperjuangkan? Kan konsepnya tidak begitu. Beliau juga sembari berjuang untuk jalan Krayan,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur menerima audiensi PT. Indonesia Transit Synergy (INTRA) yang menawarkan investasi pembangunan jaringan kereta api.
Dipimpin Direktur Utama, Rully Noviandar, perusahaan tersebut memaparkan rencana pembangunan jaringan kereta api dengan nilai investasi mencapai Rp20–25 triliun. Menariknya, seluruh pembiayaan akan ditanggung investor, tanpa melibatkan anggaran pemerintah.

Tak hanya itu, proyek tersebut diproyeksikan membuka sekitar 2.000 lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

About the Author

Admin

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Gubernur Dorong Penguatan Sektor Kelautan dan Perikanan Kaltara Bersama KKP RI
Next: Hadiri HUT ke-8 Kawulo Alit, Wagub Ajak Masyarakat Perkuat Harmoni Sosial di Kaltara

Related Stories

87f4ad98-245b-4f3f-a8aa-9b6209f18d29
  • Berita
  • Kaltara

Kaltara Dapat Suntikan Program Kelistrikan Rp471 Miliar, Ribuan KK Ditarget Segera Nikmati Listrik

Admin 5 Agustus 2026
5d87a96c-8eb7-4714-b157-db5b3c851518
  • Berita

Dari Pengabdian hingga Podium Juara, Jejak Prestasi Bripda Wahyu Rhamadansyah

Admin 22 Juli 2026
Screenshot
  • Berita

Gubernur Dorong Implementasi SINERGI KALTARA untuk Perluas Lapangan Kerja

Admin 19 Juli 2026

Recent Posts

  • 43 Desa Wisata Jadi Kekuatan Baru Pariwisata Kaltara
  • Bermula WA Berantai, Dispar Kaltara Siap Kooperaktif Jalani Proses Hukum
  • Efisiensi Anggaran Tak Surutkan Langkah Dispar Kaltara Kejar Target Wisatawan
  • Dispar Kaltara Gelar Pelatihan Pokdarwis, Dorong Masyarakat Promosikan Wisata Daerah
  • Kembangkan 338 Objek Wisata, Dispar Kaltara Dorong Penetapan Riparda 20 Tahun

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Juni 2025

Categories

  • Advertorial
  • Berita
  • Bulungan
  • DPRD KALTARA
  • Ekonomi
  • Kaltara
  • Kriminal
  • Malinau
  • Nunukan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • Wisata
Copyright © 2026 All rights reserved. | ReviewNews by AF themes.