Screenshot
Kaltaraberkisah. Id, TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung kembali melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan yang digelar di Masjid Baiturrahman, Desa Kujau, Kecamatan Betayau, pada Selasa (3/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Tana Tidung, Ketua dan Anggota DPRD, Sekretaris Daerah, Dandim 0914/TNT, para Asisten, Kepala OPD, para Kepala Desa se-Kecamatan Betayau, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama Desa Kujau.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Karim, kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan salat Magrib berjamaah. Setelah itu, jamaah melaksanakan salat Isya berjamaah yang dilanjutkan dengan sambutan Bupati Tana Tidung.
Dalam sambutannya, Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, S.P., menyampaikan bahwa Safari Ramadhan merupakan momentum penting untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya di Kecamatan Betayau. Ia juga memaparkan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Tana Tidung periode 2025–2030.
Bupati turut menyinggung kondisi keuangan daerah yang mengalami penurunan anggaran cukup signifikan pada tahun ini. Meski demikian, ia mengajak masyarakat untuk tetap bersyukur karena Kabupaten Tana Tidung berhasil merealisasikan pembangunan RSUD Akhmad Berahim melalui Program Hasil Cepat Terbaik (PHCT).
“Alhamdulillah pembangunan RS Akhmad Berahim telah selesai dengan fasilitas yang jauh lebih baik. Tugas kita selanjutnya adalah menyiapkan sumber daya manusia yang mumpuni agar pelayanan kesehatan dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa rumah sakit tersebut direncanakan mulai beroperasi pada tahun ini. Selain itu, Bupati berpesan kepada tenaga kesehatan di Kabupaten Tana Tidung untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Terkait layanan kesehatan, Bupati juga menyoroti masih adanya kepesertaan BPJS masyarakat yang belum aktif. Pemerintah daerah, lanjutnya, terus berupaya melakukan penanganan agar seluruh masyarakat dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang optimal.
Kegiatan Safari Ramadhan kemudian ditutup dengan suasana kebersamaan dan dilanjutkan dengan rangkaian ibadah malam, mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
